Akhir-akhir ini INDONESIA lagi ramai bukan main. Bukan oleh heboh penasarannya para pecinta sinetron Turki yang episodenya nggak habis-habis. Kali ini kehebohan muncul dari proses tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta.
Dari 101 pemilihan kepala daerah di berbagai daerah di INDONESIA, DKI Jakarta menyedot hampir semua perhatian media lokal maupun nasional.
Pilkada DKI Jakarta kali ini memang dahsyat. Bukan karena cuma sebagai pusat pemerintahan dan barometer serta batu loncatan partai politik untuk persaingan pilpres 2019, sehingga gaungnya lebih terasa, tetapi Pilkada kali ini juga sebagai ajang pertarungan juragan-juragan pemilik partai besar untuk unjuk gigi. Ditambah berbagai kepentingan ikutan nimbrung jadi satu. Makin ramai aja.
Ramainya buka cuma di tingkat elit, tapi juga turun sampai ke masyarakat bawah. Di warung-warung nasi sederhana, warung kopi, warung bakso, nggak ketinggalan ikut ngomongin masalah pilkada. Ada yang menahan diri, malu-malu, ada juga yang terang-terangan bicara politik, campur-campur.
Di Warteg Barokah di pinggiran Ibu Kota punya Mas Aris misalnya, saban hari omongannya soal pilkada. Apalagi kalau ada berita soal paslon yang muncul di teve yang dipasang di wartegnya. Wuih, langsung saja Mas Aris mengajak diskusi pelanggannya warungnya. Nggak peduli pelanggannya lagi kepedesan atau keseretan, obrolan politik jalan terus.
![]() |
| Siapa jadi pemenang? |
------------------

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
KOMENTAR yang relevan dengan tema dan isi yang menjadi perbincangan dalam blog ini akan sangat kami hargai